Senin, 07 Agustus 2017

Puisi : planet asal

jiwa terkurung dalam raga ruang dan waktu
hai dan pikiran mampu mengendalikan jiwa
menembus batas raga ruang dan waktu
berkelana bebas di alam semesta

berjuta bintang bertabur dilangit
cahaya asal akan selalu menyinari
tapak langkah manusia di bumi
agar dapt kembali pada saatnya nanti

disaat raga ruang dan waktu hilang
jiwa kembali bebas berkelana
bila hutang nafas terbayar tugas
jiwa akan kembali kepada cahaya asal

tempat panantian terakhir manusia fana
mencapai tujuan kembali pada cahaya asal
tempat jiwa bersemayam abadi
dalam lasnyacakrawala alam semesta

\

Tidak ada komentar:

Posting Komentar