Rabu, 16 Agustus 2017

AGAMA BARU sebagai ALAT PERBUDAKAN

Bebaskan rakyat negri ini dari segala perbudakan!!.

Agama berkembang karena terbentuknya aksara.
Manusia jaman dahulu menuliskan ilmu/ajaran nya pada bintang.
Legenda/mitos  adalah cerita lisan yang di tuturkan secara turun temurun dan mencatatnya di alam semesta dalam bentuk simbol yang dapat mengeluarkan gelombang energi.
Seisi alam semesta adalah catatan lisan manusia jaman dulu dan berkembang menjadi kultur budaya di setiap belahan  bumi ini.

Hati  bersih yang di miliki manusia mendekatkan diri kepada SANG MAHA PENCIPTA.

Leluhur setiap bangsa memiliki pemimpin spiritual yang dapat berkomunikasi dengan SANG PENCIPTA.

Pada zamannya, leluhur manusia  tahu persis tujuan hidup manusia di bumi ini, dan masih ada sampai saat ini. Mereka berada pada dimensi yang lebih tinggi, tak berbatas bentuk, ruang dan waktu.

Kembali ke agama, dengan tulisan aksara ajaran sangat mudah untuk dimanipulasi demi kepentingan kelompok.

Cuci otak untuk menjadi pengikut "TAAT dan PATUH" ajaran budak, telah menciptakan mesin perang yang tulus tanpa pamrih.

Pada perkembangannya AGAMA telah menjadi alat untuk menguasai manusia lainya.

Penghapusan kultur budaya adalah cara ampuh untuk  menciptakan manusia "TAAT dan PATUH".

SADARLAH.......

Manusia di ciptakan untuk menikmati karunia alam semesta, manusia lain tidak berhak menjajahnya.
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki kultur budaya luhur.
Leluhur Bangsa Indonesia tidak mengenal perbudakan.

Bebaskan rakyat negri ini dari segala perbudakan!!.

TUHAN YANG MAHA ESA

TUHAN YANG MAHA ESA
SANG HYANG WIDHI
BATARA SEDA NISKALA
GUSTI NU DI LUHUNG
ALLAH
SANG HYANG KARESA
THIAN


Manusia dapat menyebut SANG MAHA KUASA PENCIPTA ALAM SEMESTA. sesuai dengan kultur budaya  dan atau ajaran AGAMA.

Agama adalah ajaran yang mengajarkan hubungan manusia dengan SANG PENCIPTA secara vertikal dan mengajarkan hubungan manusia dengan sesamanya secara horizontal.

Pada kenyataannya manusia tidak hanya berhubungan secara vertikal dan horizontal, tapi horizon alam semesta. Alam semesta ini hidup. Alam semeta ini diciptakan oleh TUHAN YME.


Salah kaprah!.

Dalam agama apapun yang di puja adalah TUHAN YME, bukan nama jenis ajaran agamanya.

TAKUT kepada TUHAN adalah iman?

TUHAN YME bukan untuk ditakuti, tapi untuk  dikenal oleh manusia.
Alam semesta mengadili manusia dengan adil dalam hukum sebab akibat.
Manusia tak dapt lari dari hukum alam, mengapa manusia lupa!!.

TUJAN YME bukan untuk di takuti tapi untuk di mengerti.

BerDOA adalah cara manusia berbicara dengna SANG PENCIPTA, mendekatkan hati kepada TUHAN YME.

Meningkatkan daya spiritual manusia, untuk dapat mengerti isyarat  yang diberikan TUHAN YME.

Dengan hati yang putih bersih manusia dapat mendekatkan diri kepada SANG MAHA KUASA.

Benar kita harus takut  pada TUHAN YME, bila hati dan mulut masih menghujat ciptaan TUHAN YME. Karena TUHAN YME akan menghukum kepada apapun yang menghina ciptaanNYA.

Hukum Alam Semesta adil bagi semua mahluk ciptaanNYA.

TUHAN YME menciptakan alam semesta dan alam semesta ini hidup!.

Sadarkah????


3 dimensi

kepada sang penguasa bentuk dan rupa
kepada sang penguasa waktu
kepada sang penguasa ruang
manusia fana tertunduk menyerah

bentuk, ruang dan waktu
dalam kendali jiwa manusia
manusia dapat mengalahkan sang penguasa
menembus batas  bentuk, ruang dan waktu

dalam angan dan hayal jiwa manusia berkelana
jiwa terkendali dalam hati dan pikiran
lepas bebas berkelana di alam semesta
jiwa mengembara jauh  tinggalkan raga


hidup manusia adalah cerita pendek
yang dapat disaksikan kembali
dalam kisah hari ini, kemarin dan esok
dibatas waktu yang telah di tentukan

jiwa terkendali oleh hati dan pikiran
menembusa batas bentuk, ruang dan waktu
saksikan apa yang teah dan akan terjadi
bentuk, ruang dan waktu adalah sebuah permainan



sabar

dengan sabar langit bercerita tentang matahari
yang telah memberi makan kepada seiis bumi
dengan sabar langit membantu matahari
menebarkan wan putih dan hujan

dengan sabar langit bercerita tentang cakrawala
alam semesta berhias  bulan dan bintang
matahari dan bulan silih berganti menyinari bumi
langit membiarkan dirinya berubah warna

dengan sabar langit berganti warna
walau hanya dalam warna cerah dan gelap
dengan sabar langit mengukir diri
memberi warna siang dan malam

manusia belajarlah dari langit
disaat hidup tersa membosankan tanpa warna
langit tak memberi batas pada kesabaran
pasrah diri jalankan yang seharusnya terjadi

tugas

huang nafas harus di bayar lunas
saat ziarah singkat di bumi fana
jalankan tugas yang tersirat dan tersurat
perjalanan hidup manusia adalah tugas

kepada sang penguasa waktu manusia berlari
memberi makna dan arti akan kehidupan
hanya dengan kesabaran hati di nanti
ketika hutang nafas terbayar lunas




penguasa waktu

kepada sang penguasa waktu pemilik cerita
telah ada masa lalu dalam kisah
angan dan hayalan pengalaman jiwa
memberi cerita tanpa fakta

kepada sang penguasa waktu dalam diri
waktu jualah yang menghapus suka dan duka
waktu adalah obat bagi manusia
waktu menjadi guru terbaik

kepada sang penguasa waktu
berlalu dalam terang dan gelap
hidup manusia di makan wakt
lahir tumbuh berkembang dan menua

kepada dang penguasa waktu yang berjalan
ziarah di bumi untuk saat yang singkat
melalui siang dan malam yang silih berganti
menanti waktu yang akan lenyapkan diri

Minggu, 13 Agustus 2017

SATRIA PININGIT/RATU ADIL


Tahta purba memunculkan wajahnya. 
Bergelar Raja Perang, Pangeran Perdamaian. 
Satria Piningit bersenjata Trisula Weda, 
yaitu SILIH ASAH SILIH ASIH SILIH ASUH;


Pemimpin Nusantara yang ideal seorang Satria Piningit, Budak Angon atau Ratu Adil, sebaiknya memiliki hubungan genealogy dengan penguasa-penguasa masa lalu, seperti
 Pajajaran Purba (Sunda)  PRABU SILIWANGI 
Kerajaan Sriwijaya (Melayu) PANGERAN SRIWIJAYA
Majapahit (Jawa) PRABU BRAWIJAYA,
dan kerajaan-kerajaan Kuno Nusantara lainnya.

Keutamaan Silsilah bukan-lah hal utama. Seorang Pemimpin yang ideal  harus dapat mensejahterakan rakyat, "hirup na hurip". 
 adil palamarta, penuh kasih memberi contoh nilai-nilai kemanusiaan yang baik dan benar, mendidik rakyat dengan ajaran yang  baik, benar dan bermanfaat untuk di dunia dan akhirat.
Menjalankan hukum negara, hukum agama/kultur sakral budaya dan hukum alam semesta.


buah semangka buah delima,
tidak di sangka telah datang menjelma.

Senin, 07 Agustus 2017

cara mencairkan harta amanah

Untuk mencapai SRIWIJAYA atau kemenangan yang gemilang dan mencairkan harta amanah adalah dengan membersihkan hati.
Hati yang bersih adalah hati yang putih.
Hati yang putih adalah hati yang terang
Hati yang terang membuat hidup manusia menjadi terang.
Bila semua rakyat dapat menerapkan ajaran TRIMULIA HYANG PRABUSILIWANGI, silih asah silih asih silih asuh maka itulah caranya mencairkan harta amanah.
Harta amanah adalah harta yang ada di dalam "manah" atau hati.
Jadi cairkanlah HARTA AMANAH yang ada di dalam hati yang terang membuat hidup manusia terang.
Bila hati nya terang dan hidupnya terang segalanya akan BENDERANG..... (sagalaherang), dan meraih kemenangan dengan gemilang(SRIWIJAYA).

Sampurasun.

harta amanah cair

Satria Piningit atau Boedak Angon atau Sabda Palon.
harta amanah dimiliki oleh seluruh rakyat nusantaRA yang menggunakan senjata Satria Piningit yaitu TRISULA WEDA, TRIMULIA  ajaran Hyang Prabu Siliwangi SILIH ASAH SILIH ASIH SILIH ASUH.
Itulah harta amanah yang sesungguhnya.
Bila Rakyat nusantaRA Indonesia mengamalkan ajaran TRIMULIA senjata Satrio Piningit, niscaya RAkyat nusantRA Indonesia akan hidup sejahteRA.
Bila semua RAkyat nusantaRA menjadi bagian dari RAkyat Indonesia dan menerapkan ajaran TRIMULIA dari Hyang Prabu Siliwangi maka  akan berhasil NKRI JAYA.
  1. Menjalankan TRIMULIA, silihasih silih asah silih asuh
  2. Pancasila diterapkan dengan bersih
  3. Menghargai kultur budaya jatidiri bangsa Indonesia
  4. Tidak mementingkan diri sendiri atau kelompok.
  5. Bangga menjadi bagian rakyat bangsa Indonesia.
  6. Gotong royong dalam azas Bhineka Tunggal Ika
  7. tidak menghitung untung dan rugi
  8. tanpa pamrih
  9. siap bertarung melawan ketidak adilan
itulah harta amanah yang sesungguhnya.
harta amanah ada di dalam manah(hati) setiap rakyat Indonesia.
semua dapat mencairkan "harta amanah" dengan membersihkan hati, hati bersih adalah hati yang terang. Hati yang terang membuat hidup menjadi terang. Bila hati sudah terang dan hidup menjadi terang segalanya akan benderang atau gemilang.... pada akhirnya  kita dapatkan (PANGERAN) SRIWIJAYA (kemenangan yang gemilang).
Bila semua insan bangsa Indonesia sadar akan ajaran TRIMULIA tidak akan ada penjual negri, kekayaan alam negri sebagai pusaka nusantara, wajib di jaga bersama.

BISAKAH?????


perjalanan

menapaki hidup mengikuti sang penguasa waktu
dalam waktu segalanya berlalu
untuk suatu batas yang tak menentu
sadar tak dapat mengalahkan sang penguasa waktu

dalam pasrah diri waktu berlalu
penuh harap yang sering tak menentu
membiarkan waktu berganti dan berlalu
mencapai titik akhir di batas waktu

manusia terkurung dalam raga ruang dan waktu
jiwa yang berkelana menalahkan waktu
mata hati dapat mengalahkan sang waktu
menjelajah alam semesta raya tak berbatas waktu

jiwa dan hati mengalahkan sang penguasa waktu
mengalahkan sang waktu hari ini, nanti dan masa lalu
membebaskan manusia dari raga ruag dan waktu
manusia adalah mahluk cahaya

sabar

apa yang diharapkan , tunggulah dengan sabar
apa yang ditanyakan tunggulah dengan sabar
apa yang terjadi hadapilah dengan sabar
sabar mengalakan segalanya

sabar mengalahkan sang penguasa waktu
sabar seluas samudra dan cakrawala
sabar tak berbatas apapun
sabar adalah anugrah yang terbaik

dengan sabar meniti waktu yang berjalan
dengan sabar menjadikan segalanya indah
denan sabar hidup dapat tersenyum
dengan sabar menanti anugrah terbaik

kemenangan dinanti dengan sabar
yakin atas setiap tetes darah dan keringat
akan dihitung oleh sang penguasa
nantikanlah upahnya dengan sabar

Puisi : planet asal

jiwa terkurung dalam raga ruang dan waktu
hai dan pikiran mampu mengendalikan jiwa
menembus batas raga ruang dan waktu
berkelana bebas di alam semesta

berjuta bintang bertabur dilangit
cahaya asal akan selalu menyinari
tapak langkah manusia di bumi
agar dapt kembali pada saatnya nanti

disaat raga ruang dan waktu hilang
jiwa kembali bebas berkelana
bila hutang nafas terbayar tugas
jiwa akan kembali kepada cahaya asal

tempat panantian terakhir manusia fana
mencapai tujuan kembali pada cahaya asal
tempat jiwa bersemayam abadi
dalam lasnyacakrawala alam semesta

\

sabar

simpanlah sabar seluas samudra
simpanlah sabar seluas alam semesta
tunaikan tugas di bumi
bersabarlah seluas samudra dan cakrawala

dalam sabar yang tiada berbatas
hadapi dengan pasrah apa yang tersirat dan tersurat
takdir manusia di lahirkan di bumi fana
jalankan tugas tanpa pamrih

dalam sabar yang tiada berbatas
sadar akan anugrah dan bencanan
surga dan neraka ada di bumi ini
surga dan neraka adalah pilihan

bencana mengitip dalam anugrah
ada anugrah dibalik bencana
bayarlah dengan kesabaran tanpa batas
bercumbu dengan sang penguasa waktu

Minggu, 06 Agustus 2017

GOWINDA BUDAK ANGON

Gowinda digambarkan berkulit biru melambangkan keberanian, kebulatan tekad, pikiran yang mantap dalam menghadapi situasi sulit, serta kesadaran yang sempurna.
Warna biru juga melambangkan langit dan laut, yang bermakna seluas cakrawala tak berbatas. 

Gowinda seringkali tampil dengan dhoti (semacam kemben) berbahan sutra berwarna kuning, melambangkan cahaya yang melenyapkan kegelapan. 
Kepalanya dihiasi mahkota dengan bulu merak, melambangkan galaksi berwarna-warni dalam kegelapan, atau pusat energi di atas indria. 
Penggambaran umum biasanya menampilkannya sebagai anak kecil, atau seorang lelaki dalam gaya santai, sedang memainkan seruling. Dalam wujud ini, ia biasanya ditampilkan berdiri dengan kaki yang ditekuk ke samping. Kadangkala ditemani para sapi, menegaskan posisinya sebagai penggembala ilahi (Govinda). Dalam agama Hindu, sapi dianggap suci karena melambangkan Ibu Pertiwi

prajurit - ksatria sejati

MEDAN PERANG adalah TEMPAT PERTARUNGAN.


Jiwa dan raga manusia bukan campuran dari penghuni sementara dan tetap.

Tubuh adalah alat jiwa, manusia harus melakukan tugasnya.
Tugas seorang prajurit adalah untuk bangkit mengangkat senjata melawan ketidak adilan dan pikirkanlah KEMENANGAN.

Lupakan kesenangan dan kesedihan, lupakan keuntungan dan kerugian, BERTEMPURLAH.

Jika manusia menjalankan tugasnya dengan sempurna tanpa memerlukan apa-apa, maka itulah manusia yang bertanggung jawab, dan hidupnya akan tenang. 
Tanpa pamrih!.

yoga adalah kemahiran bertindak, dan penguasaan tindakan.
yoga adalah ketenangan.
karma adalah perbuatan.

Manusia adalah bagian dari masyarakat dan bukan sebaliknya.
bertindaklah untuk masyarakat dan berikanlah teladan yang baik
Tempuhlah jalan yang tidak mementingkan diri sendiri.
 (Basudewa Kresna).

PEMURNIAN

Manusia terdiri dari jiwa dan raga.
Jiwa adalah abadi, raga manusia mati dalam takdir.


Pandawa  5 bersama Drupadi mendaki Himalaya   pintu gerbang tempat para dewa.
Di kaki gunung seekor anjing menghampiri mereka. Kecuali Yudistira, keempat anggota Pandawa mengusir anjing itu.

Pendakian ujian kekuatan bathin.
Drupadi adalah yang pertama menghadapi ujian. . Ia tewas karena Drupadi tidak pernah dengan tulus mencintai Yudistira.  Drupadi lebih mencintai Arjuna. 
Sikembar Nakula & Sadewa adalah yang berikutnya. Mereka merasa paling terampil dibanding anggota Pandawa lainnya. 
Arjuna  merasa yang paling ganteng,paling gagah & paling sakti membuat arjuna tidak lulus untuk masuk ke level berikutnya. 
Tinggallah Bima,Yudistira, dan sang anjing.
Bima selama ini dikenal sebagai anggota Pandawa yang paling tangguh yang dibuktikan dengan menjadi anggota Pandawa yang paling banyak menewaskan Kurawa dalam perang Bharata Yuddha. 
Bima pun menghebuskan nafasnya yang terakhir.

Tinggallah Yudhistira & sang anjing. 
Yudistira bukanlah manusia tanpa cacat. 
Keranjingannya terhadap judi,telah mebuat kerajaan Indraprastha yang dibangun para Pandawa harus digadaikan kepada para kurawa yang menyebabkan Pandawa harus diusir ke hutan. 
Bahkan, akbibat ketidakmampuannnya mengendalikan diri tersebut,Yudistira hampir saja mengakibatkan Drupadi dipermalukan andai saja dewata tidak turun menolong sehingga Dursasana yang ditugaskan menelanjangi Drupadi di muka umum pun kelelahan karena pakaian itu menjadi tidak ada ujungnya.

Namun, Yudistira adalah manusia yang tahu apa yang menjadi batu sandungannya .
Cerdas, bijak dan ia selalu berkata jujur dan rendah hati sehingga kereta yang ditungganginya tidak pernah menyentuh tanah. 
Yudistira "menipu" Dorna dengan mengiyakan kematian Aswatama, putera kesayanagn mahaguru tersebut. Kebohongan Yudistira itu merupakan strategi yang dibuat Batara Kresna agar Dorna patah semangat sehingga bisa dikalahkan.

Setelah berjuang sendirian ditemani sang anjing,Yudistira akhirnya tiba dipuncak Himalaya & diperkenankan masuk ke kahyangan secara raga.
 Sang anjing yang semula hendak diusir oleh anggota Pandawa lainnya ternyata adalah Dewa Dharma yang menyamar untuk menilai kemurnian para anggota Pandawa & Drupadi. 

Di dalam khayangan Yuditira diajak jalan-jalan oleh pemimpin Swarga yaitu Batara indra. 
Hal pertama yang dilihatnya adalah para kurawa & paman mereka,Sangkuni yang telah banyak menyengsarakan para Pandawa di muka bumi sedang bersantai2 sdg menikmati kahyangan ditemani para bidadari. Yudistira pun menyapa mereka dengan tulus.

Yudistira menyaksikan adik2nya sedang disiksa & dihukum di neraka.
Padahal selama di dunia Pandawa telah berusaha untuk membela keadilan & kebenaran.  
Yudistira menghormati keputusan Dewata. Yudistira menyadari bahwa bahu tidak boleh melewati kepala.

Dewa Indra menghargai prinsip hidup Yudistira dan membebaskan  adik-adiknya  serta  menaikan derajat mereka  di hadapan para dewa.

pasrah

untuk hati yang letih kupejamkan mata ini
kubiarkan angan membawa jiwaku pergi
ziarah singkat dibumi fana yang kubenci
menjalankan misteri waktu yang dinanti

untuk hati yang letih kupejamkan mata ini
menembus alam semesta meninggalkan bumi
meraih hati tentram dan damai
bercengkrama di alam dingin dan sunyi

untuk waktu yang telah menyambut pagi hari
tanpa semangat menyambut senyum mentari
waktu terasa berat melangkahkan kaki
tatih tapak kaki menyusuri bumi

untuk hati yang letih diambang nista
disaat tak ada lagi tempat bertanya
rambut memutih termakan usia
telah banyak hari berlalu 

waktu

waktu menyiratkan kekuasaan
manusia tak kuasa melawan waktu
waktu telah bercerita
waktu telah memberi makna
waktu telah memberi cerita
tentang kemarin, hari ini dan besok
waktu menguasai manusia
haru biru manusia lenyap dimakan waktu
kejayaan manusia lenyap dimakan waktu
waktu merayap perlahan
waktu menghilangkan kesadaran
banyal waktu yang berlalu sia-sia

pasrah

kehidupan di bumi yang aku benci
hanya deria yang silih berganti
mencari rahasia ilahi yang penuh misteri
tak akan terbongkar sampai manusia mati

manusia berjalan dibumi dengan kehidupan tak pasti
pilihan tersedia adalah kunci
dikuasai sang penguasa waktu yang tak akan pernah kembali
jalankan hidup tanpa ada yang perlu disesali

manusia datang kebumi terlahir kembali
untuk tunaikan tugas yang belum usai
kehidupan manusia yang tak dapat dimengerti
perjalanan dalam rahasia ilahi yang penuh misteri

kelambu hidup baai halimun dipagi hari
akan lenyap saat tersenyumnya matahari
jalan hidup pasrah kepada ilahi
mencari jalan  kemenangan yang harus di titi

WAKTU

kepada sang penguasa waktu
manusia terjajah oleh waktu
ziarah singkat untuk waktu tertentu
manusia dalam kendali waktu

kejayaan manusia lenyap dimakan waktu
harubiru manusia lenyap dimakan waktu
cerita berganti dari waktu kewaktu
manusia terjebak dalam dimensi ruang bentuk dan waktu

angan dan hayalan menembus dimensi waktu
kenangan adalah kembalinya waktu yang berlalu
mimpi menembus dimensi tak berbatas waktu
manusia memiliki kemampuan tak berbatas waktu

manusia dapat mengalahkan penguasa waktu
bermain dan becanda diluar batas waktu
bermain dan becanda diluar batas waktu
dalam angan hayalan dan mimpi tk berbtas waktu

menembus cakrawala tak berbatas waktu
waktu berlalu meninggalkan masa lalu
masalalu akan lenyap ditelan waktu
tinggalkan kenangan untuk waktu yang berlalu



anakku

terimakasih dan hormat yang sebesar-besarnya kepada anakku
telah kutuntun hidup dalam keprihatinan
tak banyak waktu tercurah untukmu
banyak hari berlalu tanpa mendampingi

terimakasih dan hormat yang sebesar-besarnya kepada anakku
yang telah mengerti jalan hidup yang harus kujalani
berjuang mencari rezeki demi mempertahankan hidup
waktu tersita dijalanan yang sesak dan pengap

terimakasih dan hormat yang sebesar-besarnya kepada anakku
kutuntun di jalan yang penuh kerikil
tercurah air mata darah bercampur keringat
berjuang demi nafas yang masih terengah

terimakasih dan hormat yang sebesar-besarnya kepada anakku
hiduplah dengan pedang kejujuran untuk keberanian
berani hidup mandiri dan berjuanglah, dan waspada  selalu
dengan pesan PEDANG TERHUNUS PANTAN DISARUNGKAN






Planet asal

SUNda  dari planet Sirius
Roma dari Mars
Adamus dari Nibiru
Nikola Tesla dari Venus
Yesus Kristus dari Orion

ayah ibu

menghaturkan hormat dan terimakasih yang sebesar-besarnya
kepada ayah ibu yang telah menjadi orangtua di bumi ini
penuh rasa bangga membawa aliran darahmu
ayah ibu berbanggalah

menghaturkan hormat dan terimakasih yang sebesar-besarnya
kepada ayah ibu yang telah menjadi orangtua di bumi ini
tempat doa permohonan terhunjuk
iklas ridho untuk jalan hidup yang akan dihadapi

menghaturkan hormat dan terimakasih yang sebesar-besarnya
kepada ayah ibu yang telah menjadi orangtua di bumi ini
dengan sabar mengasihi, mengasuh dan mendidik
walau sering kali engkau merasa kesal

anakmu yang hanya membawa pendirian sendiri (kumaha aing)
anakmu yang keras kepala sulit di atur (merekedeweng)
anakmu yang pembangkang dan pemalas(ngalawan jeung ngedul)
telah tumbuh menjadi manusia yang bijaksana adil palamarta


Sabtu, 05 Agustus 2017

Sirian

Sirian (Aquatics) dan Sirian Hybrid (dengan manusia)
https://indocropcircles.files.wordpress.com/2013/06/e6a15-sirian.jpg?w=270&h=405Bintang Sirius yang dikenal sebagai Dog Starmerupakan anggota konstelasi Canis Major, berjarak sekitar 8,7 tahun cahaya dari bumi.
Sirius adalah pusat kelompok Ashtar, di mana berbagai tipe humanoid, Saquatch, Reptiloid, Grey, Insectoid, spesies persilangan Reptilian-Insectoid dan entitas MIB cybernetic berkolaborasi di masa lampau.
Sirian mengobarkan perang dengan Imperium Orion atau sistem bintang orion, Unholy six, di konstelasi terbuka Orion.
Perselisihan kuno tersebut melibatkan mereka yang akan mengabdi sebagai tuan tanah atas sektor ruang yang berisi 21 sistem bintang termasuk sistem bintang paling strategis, sistem tata surya dan khususnya planet Bumi.
Beberapa kali keretakan atau perpecahan terjadi di kelompok Ashtar yang disusul dengan ditemukannya penyusupan besar-besaran ke dalam kelompok oleh agen-agen Unholy Six dan Imperium Draconian. Sebagian besar Humanoid memihak federasi, sedangkan sebagian besar Reptiloid memihak Imperium Orion-Draconian.
 
Sirian juga diyakini sudah berada di Bumi, bahkan sudah melakukan campur DNA atau “hybrid” dengan ras manusia sejak masa lampau. Mereka dikatakan sebagai “Ras Pastor” manusia, yang datang bersama untuk membantu menciptakan manusia secara genetis, yang disebut juga sebagai “Sirian dimensi ketiga”.
Banyak nubuat kuno dan teks spiritual mengatakan bahwa makhluk luar angkasa ini terlibat dalam penciptaan manusia. Makhluk bintang Sirius ini berada sekitar 300 sampai 500 tahun ke depan, puluhan ribu tahun lebih maju dan berevolusi daripada spesies kita sendiri.
Mereka mengkhususkan diri pada teknologi, arsitektur, energi berkelanjutan dan geometri sejati. Juga, yang digambarkan dalam film Avatar dikatakan sangat mirip dengan penampilan Sirians.
Mereka berperawakan lebih tinggi secara keseluruhan, ramping dan memiliki otot yang benar-benar baik. Mereka memiliki corak kebiruan, mata oval, jari-jari panjang dengan ketangkasan presisi.
Sirian dimensi ketiga pernah mengunjungi peradaban Mesir dan Maya di masa lampau. Mereka memberikan informasi tentang astronomi dan medis kepada bangsa Mesir serta membantu membangun piramida dan kuil di Mesir.
Mereka juga membantu membangun terowongan dan jalur di pusat bumi. Bangsa Maya dan Inca juga memiliki hubungan yang sangat pribadi dengan Sirian. Ketika Atlantis mengalami bencana, mereka membantu manusia. Pada saat itu mereka juga menggabungkan manusia secara genetika.

MAS JONG DAN AGUS JU CUCU TRAH PRIA PRABU SILIWANGI DI BANTEN GIRANG

MAS JONG DAN AGUS JU CUCU TRAH PRIA PRABU SILIWANGI DI BANTEN GIRANG

Sumber :www.facebook.com/notes/nur-al-fadhil-baalawy-al-husaini/mas-jong-dan-agus-ju-cucu-trah-pria-prabu-siliwangi-di-banten-girang/10152810179539856/
Analisa Lembaga Pelestari Seni & Budaya Banten, tentang Banten Girang dan Tokoh : Mas Jong dan Agus Ju

Tokoh yang berperan dalam panggung sejarah Banten Girang atau Wahanten Girang, dimana dalam cerita tutur atau penulisan Sejarah hanya ada tokoh Ki Mas Jong dan tokoh Agus Ju saja yang kemudian menjadi satu tokoh, yakni Ki Mas Jongjo (Pucuk Umun Banten Girang).

Lembaga Pelestari Seni & Budaya Banten dalam hal ini bersikap lebih cenderung mengusulkan kepada para pembaca untuk merenungkan; bahwa bila Ki Mas Jongjo atau Ki Mas Jungju bila ditambahkan dua huruf “an” akan menjadi Ki Jungjunan yang berarti Kekasih atau Pemimpin dan dapat diartikan sebagai Pucuk Umun Banten Girang. (T. H. A : Poetjoek oemoen itoe artinja pepoetjoek di oemoen oemoen, mengertinja oedjoeng ataoe poentjak jang amat di sajang atau poela poentjak kesajangan ).

Sehingga bila Ki Mas Jungjunan satu Pribadi dan Ki Mas Jong (atau Ki Mas Jayakusuma atau kata Jong merupakan pelesetan dari kata Jaya) dan Ki Agus Ju (Ki Agus Juag; Juag = Tuan) merupakan dua pribadi yang lain, maka akan menjadi jelas, siapa yang dimakamkan di tempat suci Banten Girang dikomplek ISTANA TIRTALAYA dan siapa pula dua orang yang dimakamkan di sebelah selatan komplek Banten Girang dekat dengan Desa Dalung.

Adalah pantas bila yang dimakamkan di tempat suci Banten Girang adalah Sang Raja atau Pucuk Umun Wahanten Girang dimana dalam buku SEJARAH KABUPATIAN I BHUMI SUMEDANG 1150-1950, disebutkan bahwa Ki Mas Jungju sebagai raja Wahanten Girang (ponggawa penting Pakuan Padjadjaran yang ditempatkan di Banten Girang) yang tidak lain adalah Ki SURANGGANA atau KI SERENGGANE arau Sanghyang Suranggana dalam ucapan Jawa Banten,

Ia mempunyai adik yang bernama Ki Tumenggung Jayamenggala, seorang Tumenggung di Pakuan Padjadjaran (seorang ponggawa Pakuan Padjadjaran yang tidak tahan teman-teman seangkatannya telah di beri gelar Sanghyang) seseorang yang kemudian juga ikut di puja dan di puji di Banten, setelah masuk Islam mempunyai nama Ki Agus Molana (Juag Sepuh).

Akhirnya kami melihat bahwa kedudukan Ki Mas Jong (yang dimakamkan di Selatan Banten Girang Desa Dalung), jelas taklain merupakan putra dari Ki Mas Jungjunan sendiri alias putra Sanghyang Suranggana sebagai Pucuk Umun Banten Girang atau Ratu Ajar Wahanten Girang (baca Ratu Ajar= menurut konsep Dewaraja) putra Prabu Silihwangi dan Ratu Palagan Angris.

Sedangkan  Ki Agus Ju adalah putra Ki Agus Molana (Juag Sepuh) alias Ki Tumenggung Jayamenggala (seorang tumenggung di Pakuan Padjadjaran yang bertugas sebagai penjaga pintu Saharta keraton Pakuan Padjadjaran) yang dimakamkan bersebelahan dengan Ki Mas Jungjunan kakak kandungnya, mereka adalah dua orang putra Prabu Silihwangi alias Prabu Jayadewata (Prabhu Guru Dewataprana/Sang Pamanahrasa) raja besar Sunda Padjadjaran melalui pernikahan dengan Ratu Palagan Angris.

Kalau demikian Ki Mas Jong dan Ki Agus Ju (yang dimakamkan di Selatan Banten Girang Desa Dalung) mereka kakak beradik sepupu keduanya adalah CUCU Prabhu Silihwangi + Ratu Palagan Angris.


Dari sumber lain mengenai sejarah gelar penanda keturunan mereka :

Maulana Hasanuddin, Raja ke-1 Banten, konon pernah memberikan arahan kepada Ki Mas Jong dan Ki Agus Ju selaku santri / murid beliau (namun sekaligus paman / mamang dari leluhur garis perempuan), apabila memiliki keturunan maka diharapkan keduanya memberikan ciri dalam nama keturunan keduanya.

Kepada Mas Jong, Maulana Hasanuddin konon berkata “Apabila suatu saat mempunyai anak, maka berilah nama anak laki-laki yang tertua dengan tambahan Mas dan yang termuda Entol dan apabila memiliki anak perempuan berilah nama Nyi Mas ”.

Kepada Agus Ju, Maulana Hasanuddin konon berkata “Apabila kelak satu saat mempunyai anak, maka berilah tambahan pada nama anak laki-laki yang tertua Ki Agus dan yang termuda Ki entol dan apabila memiliki perempuan berilah nama Nyi Ayu”. Demikianlah konon sejarah keturunan nyi mas, nyi ayu, entol, ki agus dan mas yang berasal dari keturunan santri/murid Maulana Hasanuddin.

Sampurasun.

Tatar SUNDA 1122

Tatar SUNDA tempat tinggal jalmi PASUNDAN.
1122 karuhun di Tatar SUNDA.
Warna Tatar SUNda; MERAH, PUTIH dan HIJAU


Di gunung Gede;
  1. Hyang Haji Surya Kencana
  2. Hyang Haji Surya Asih
  3. Hyang Saka Domas
  4. Hyang Prabu Ciung Wanara
  5. Hyang Prabu Hariang Bangga
  6. Hyang Raden Merah Putih
  7. Hyang Prabu Sakti
  8. Hyang Pura-pura Kali
  9. Hyang Jubleg Putih
Ngahaturkeun Haturnuhun sareng Haturhormat nu saageng-agengna ka GUSTI nu di luhung.
Ngahaturkeun Haturnuhun sareng Haturhormat nu saageng-agengna ka sakabeh Hyang  nu aya di karaton nagara goib Tatar Sunda.

SangHyang Borosngora

Hyang Pangeran Sriwijaya

Hyang Sakti
Hyang Purbajaya
Hyang Wijaya Nata Kusumah
Hyang Hasan Mughni
Hyang Saka Domas
Hyang Nangka Beurit
Hyang Gajah Panamur
Hyang Gagak Rimang
Hyang Hariang Kencana
Hyang Kidang Pananjung
Hyang Pandan Aran
Hyang Watu Wangi
Hyang Mancala Putra Mancala Putri
Hyang Sulaiman Jaya


Hyang Prabu Siliwangi
Hyang Prabu Kian San Tang Dipati Anom Cakra Diningrat
Hyang Prabu Belang
Hyang Prabu Sancang V
Hyang Prabu Sancang VIII
Hyang Prabu Ciung Wanara
Hyang Prabu Hariang Bangga
Hyang Prabu Sakti

Hyang Ratu Prabu Galuh
Hyang Ratu Srangenge/ Hyang Ratu Kidul
Hyang Ratu Nyi Mas Ayu Gandasari

Hyang Patih Jaga Lawang
Hyang Patih  Jaga Paksa
Hyang Patih Jaga Raksa
Hyang Patih Jaga Riksa

Hyang Raden Merah Putih

Hyang Haji Surya Kencana
Hyang Haji Gelang Kencana /Mbah Jalun/Sulaiman Patih
Hyang Haji Surya Asih
Hyang Haji Surya Padang
Hyang Haji Maulana Malik Ibrahim

Mbah Buyut Sentayam



TATAR SUNDA

TATAR SUNDA adalah tempat tinggal jalmi PASUNDAN.

SRI  bercahaya, gemilang
WIJAYA : kemenangan, kejayaan

PANGERAN SRIWIJAYA 
adalah 
Pangeran CAHAYA KEMENANGAN 

Sang Manarah alias Surotama 
bergelar 
Prabu  Jayaprakosa Mandaleswara Salakabuana (Ciung Wanara). 

Hariang Bangga alias Kamarasa 
bergelar 
Prabu Kretabuana Yasawiguna Ajimulya

Raden Haji Suryakencana Winata Mangkubumi
 merupakan seorang putra 
Pangeran Aria Wiratanudatar 

Jumat, 04 Agustus 2017

Ratu Adil









Misteri Ramalan Joyoboyo Tentang Ratu Adil sosok pemimpin yang amanah (dipercaya).


(170) ing ngarsa Begawan; dudu pandhita sinebut pandhita; dudu dewa sinebut dewa; kaya dene manungsa (di hadapan Begawan; bukan pendeta disebut pendeta; bukan dewa disebut dewa; namun manusia biasa);

Masyarakat Jawa akan diperintah orang kulit Putih 3 abad lamanya dan orang bertubuh kuning kerdil untuk masa tanaman jagung sebelum kembalinya ratu adil……..
Ramalan ini memang benar-benar terjadi. Orang Jawa dijajah Belanda dan Jepang, keduanya mempunyai ciri fisik salah satunya berkulit putih dan satunya bertubuh kerdil. Lalu bagaimana dengan kedatangan Satrio Piningit? Dalam ramalan Joyoboyo dia merupakan sosok piningit (tersembunyi), jujur, cerdas dan bijaksana. Dalam ramalannya Satrio Piningit tidak hanya menjadi pemimpin negara Indonesia saja, tetapi dia bakal menjadi pemimpin besar Nusantara.
Satrio Piningit diramalkan memimpin dunia. . Memiliki masa lalu yang selalu dipermalukan, sengsara, sial dan hidup miskin. Julukan lain dia adalah Satrio Wilagung (Ksatria Agung).
Menurut ramalan dia tidak menjadi pemimpin karena hasil pemilihan, namun dikarenakan revolusi besar-besaran dan harapan besar semua orang menuju kebaikan, maka kedatangannya sangat di tunggu-tunggu, karena mereka semua percaya akan nubuat (ramalan).

"Ratu Adil" atau Satrio Piningit yang akan membawa keadilan dan kesejahteraan serta mengangkat derajat dan martabat manusia.  (Jayabaya).

Akan muncul manusia pilihan Tuhan dari tanah suci (bumi paRAhyangan) yang menaklukkan bumi di seluruh bagian barat dan timur. (Nostradamus).


Akan hadir keturunan Nabi yang nama dan gelarnya seperti Nabi yang menerangi bumi dengan keadilan. Kerajaannya menyerupai Nabi Sulaiman dan Iskandar Zulkarnain. (Hadeis).


Sifatnya yang lemah lembut, penuh perasaan, dan kasih sayang layaknya seorang ratu yang memerintah. 
Mengembalikan nilai-nilai harkat martabat  luhur dan derajat  manusia.
Sifatnya yang  adil  palamarta  dan bijaksana dalam mengembalikan nilai-nilai luhur kultur budaya bangsa  Indonesia sebagai tatanan hidup manusia   membuat dia disebut sebagai "Ratu Adil" karena dia adalah keadilan itu sendiri.

Senjata  Satrio Piningit adalah Trisula Weda  yang artinya adalah Trimulia ajaran Hyang Prabu Siliwangi, SILIH ASAH SILIH ASIH SILIH ASUH


Selasa, 01 Agustus 2017

ibu

hati terluka saat terlempar di jalanan
korban permainan cinta sang anak
hati terluka penuh dengan lautan maaf
hati tergores dengan air mata darah

tangan keriput ini sanggup merengkuh
di saat sang anak akan tenggelam
tangan keriput ini sanggup mendekap
di saat sang anak menggigil kedinginan

tangan keriput ini terlalu kuat
untuk melindungi anaknya
hati tua ini terlalu kuat
melepas lautan maaf untuk sang anak